Senin, 01 Juni 2009

Influenza A

Influenza A atau lebih dikenal dengan sebutan flu babi (swine flu) sudah menyebar ke berbagai penjuru dunia. Diawali dari Meksiko lalu ke beberapa negara bagian Amerika. Yang paling dekat dengan Indonesia adalah Selandia Baru dan Singapura. Vietnam dan Jepang pun ikut kena.
Awalnya, virus H1N1 menyerang binatang, khususnya babi tapi tidak mematikan. Karena sebenarnya lebih berbahaya virus H5N1 atau flu burung. Tetapi diduga ada percampuran dari virus-virus flu ini pada babi yang membuat virus ini tidak saja berbahaya tetapi mampu menular dari manusia-ke manusia.

Sumber dan cara menular flu babi
Sumber penyakit ini adalah virus jenis H1N1 yang menyerang babi. Penularannya dapat melalui udara yang tercemar kotoran babi yang sakit. Ini yang diduga terjadi pertama kali di Meksiko, dimana ada peternakan babi yang limbahnya tidak dikelola dengan benar.

Gejala flu babi
Gejala flu ini mirip dengan flu biasa, yakni demam yang muncul tiba-tiba, batuk, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan dan rasa lelah yang berlebihan. Yang membedakan, serangan flu babi akan membuat penderita mengalami mual kemudian muntah disertai dengan diare. Dalam waktu singkat serangan flu ini dapat menjadi lebih berat berupa peradangan paru-paru (pneumonia) dan bila tidak segera dirawat dengan intensif dapat menyebabkan kematian

Masa inkubasi virus H1N1 cenderung lebih pendek, yakni 1-3 hari, lebih ganas dan potensi kematian lebih besar.
Yang menjadi masalah, serangan flu babi/ swine flu ini tidak bisa diketahui seketika tetapi baru dapat dipastikan setealah menjalani pemeriksaan di laboratorium.
Tapi jangan panik, selama kondisi badan kita sehat dan kuat, serangan virus ini akan kalah dengan sistem kekebalan tubuh kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar