Kamis, 18 Juni 2009

Jembatan Suramadu

Jembatan suramadu (Surabaya-Madura) adalah jembatan yang dibangun di Selat Madura sebagai penghubung antara Pulau Jawa dan Pulau Madura. Ujung jembatan ada di Surabaya dan Bangkalan. Dengan menelan biaya sekitar Rp 4,5 trilyun, panjang jembatan mencapai 5.438 m, dan merupakan jembatan terpanjang di Indonesia untuk saat ini. Jembatan ini terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang(causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).
Pembangunan di mulai pada era Presiden Megawati Soekarnoputri tepatnya 20 Agustus 2003 dan diresmikan pembukaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009 yang lalu. Dan mulai tgl 17 Juni masyarakat yang ingin melintasi jembatan ini dikenakan biaya tarif tol alias tidak gratis. Maklum saja biaya pembangunan, dan yang lebih penting, biaya perawatannya yang juga tinggi.
Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No.395/KPTS/M/2009, kendaraan golongan I dikenakan tarif Rp 30 ribu, gol II Rp 45 ribu, gol III Rp 60 ribu, gol IV Rp 75 ribu, dan gol V Rp 90 ribu, sedangkan golongan VI (kendaraan roda dua) Rp 3 ribu. Kendaraan roda 2 boleh melintas karena ada jalur khusus.
Meski pun masih baru, tetap saja ada orang yang berbuat jahil. Misalnya mencopot lampu penerangan jembatan, baut rambu lalulintas, ataupun mencoret-coret jembatan. Tindakan yang sangat berbahaya dan memalukan. Bisa dibayangkan, saat melintas tol di malam hari tanpa lampu penerang, apalagi kanan-kiri-nya adalah laut. Atau bagaimana jika angin sedang bertiup kencang menerpa rambu lalu lintas yang bautnya sudah tidak ada. Bisa-bisa rambu-rambu itu pindah ke muka pengendara jalan. Jadi memang sebainya bayar, buat merawat dan menjaga keamanan. Daripada gratis tapi keselamatan kurang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar