Selasa, 25 Agustus 2009

Mengurangi Bau Mulut Saat Puasa

Seringkali hal yang dikeluhkan banyak orang pada saat berpuasa adalah bau mulut yang tidak sedap. Meskipun secara agama, bau mulut orang yang berpuasa disisi Allah adalah lebih wangi dari bau minyak misk (salah satu jenis minyak wangi). Oleh karena itu sebenarnya, bau mulut ini tidak perlu ditakuti atau dihindari. Bukankah puas kita ini untuk meraih ridha Allah? karena itu apapun yang disukaiNya janganlah kita benci.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengurangi bau mulut saat berpuasa:

1. Perbanyak makan sayur dan buah-buahan.
sayuran dan buah-buahan mengandung banyak serat yang sangat dibutuhkan tubuh. Dengan mengkonsumsi sayur dan buah, buang air besar akan lancar sehingga sisa-sisa makanan dalam usus akan dikeluarkan. Sebaliknya, jika BAB tidak lancar, maka sisa-sisa makanan ii akan menumpuk di dalam usus, akibatnya bau mulut kita adalah bau gas yang jelas tidak wangi.

2. Hindari bawang putih
Hindari pemakaian bawang putih secara berlebihan dalam masakan kita. Jangan pula dikonsumsi mentah sebagai lalapan. Selain bau, harga bawang putih kan mahal banget sekarang (ada yang naik 200%) jadi bisa untuk penghematan.

3. Menyikat gigi
Menyikat gigi beberapa saat setelah makan sahur. Ada yang meyarankan untuk juga menyikat lidah (dengan sangat hati-hati) sehingga sisa-sisa makanan benar-benar bersih tak tersisa. Sikat gigi sebaiknya sebelum waktu imsak. Menyikat gigi memang tidak membatalkan ibadah puasa, tapi kan bau mulut orang yang berpuasa itu lebih baik disisi Allah dibandingkan miyak misk.

4. Bila perlu dengan obat kumur
Jika kita ingin lebih segar, bisa memakai obat kumur setelah sikat gigi. Tapi, obat kumur ini pun tidak dapat dapat menghilangkan bau mulut secara permanen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar