Kamis, 31 Desember 2009

Heboh Buku Gurita

Di tahun 2009 yang sudah akan berakhir ini kita disuguhi oleh berbagai macam tontonan yang membuat rakyat kaget dan banyak juga yang bingung. Mulai dari pemilu dengan DPT yang kacau, munculnya 'cicak vs buaya', bailout bank century, dan yang terakhir adalah terbitnya buku Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century, karya George Junus Aditjondro.

Tentu saja tulisan kecil di balik skandal bank century adalah strategi pemasaran saja. Namun tetap saja masyarakat mencari buku ini. Meski di jaringan toko buku besar buku ini sulit didapat (meski mungkin ada di gudang)dan harganya di luar ada yang sampai naik 5X lipat, tetap saja banyak yang mencari. Tak tanggung-tanggung, pembeli rela datang ke penerbit Galang Press di Jogja untuk membeli buku membogkar gurita cikeas ini.

Lepas dari semua kontroversinya, ternyata masyarakat kita gemar membaca juga :) Tak heran bisnis percetakan masih bisa eksis meski gempuran internet melalui e-book sangat keras. Masyarakat kita masih senang membaca buku-buku konvensional dan (kontroversial). Ya, sampai tahun 2009 ini masyarakat perbukuan disuguhi banyak buku bermutu. Misalnya novel Ayat-ayat cinta, dan Ketika cinta Bertasbih, serta Laskar Pelangi.

Di akhir tahun ini, ketika semua orang tengah antusias menyambut kedatangan tahun baru, penerbit dan percetakan yang membuat buku Membongkar Gurita Cikeas sepertinya akan merayakan pergantian tahun di kantor. Mengingat animo masyarakat yang demikian besar :) mencetak lagi 3000 ekslempar buku mungkin lebih untuk mengobati keingintahuan masyarakat ...semoga saja isi dari buku ini dapat dipertanggungjawabkan....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar