Kamis, 21 Januari 2010

Pembobolan Rekening Bank via ATM

Beberapa hari ini kita dihebohkan oleh pencurian dana nasabah beberapa bank. Tapi bukan bank century lho (^ - ^) Ada beberapa bank yang dana nasabahnya hilang dicuri via atm. Tak tanggung-tanggung ada 200 lebih nasabah dengan total kerugian diatas rp 4 M. Bagaimana ini bisa terjadi? Bisa saja jika data penting anda dicuri. Caranya?

Pencurian data seperti no pin, bisa dilakukan dengan alat yaitu skimmer, atau bisa juga karena kelalaian nasabah dengan memberi tahu no pin-nya kepada pihak lain.

Skimmer adalah alat untuk mencuri data nasabah yang dipasang di mulut ATM. Alat ini dibuat dan dipasang sedemikian rapi sehingga nasabah awam akan menganggapnya tidak ada yang ganjil pada mesin atm itu.

Contoh gambar skimmer:

Gambar di atas adalah salah satu alat skimmer yang dimuat www.krebsonsecurity.com. Gambar pertama menunjukkan mulut/slot untuk keluar masuk kartu ATM yang asli. Gambar kedua adalah alat tambahan (electronic data capture) alias skimmer.

Gambar ketiga adalah wujud skimmer yang dipisahkan dari slot asli. Gambar keempat, setelah kedua alat ini disatukan. Orang awam tentu tidak akan bisa bedakan.

Ketika seorang nasabah memasukkan kartu ATM-nya di slot, semua data di kartu nasabah akan langsung terekam. Skimmer ini juga dilengkapi kamera mikro guna merekam gerak-gerik jemari nasabah saat memencet PIN.

Ketika data nasabah dan PIN telah didapatkan, pencuri segera membuat kartu palsu. Data nasabah yang telah didapat dimasukkan ke dalamnya dan berbekal PIN yang telah dipelajari, terjadilah upaya pembobolan rekening tersebut.

Bagaimana menghindari Skimming?
Skimmer ini bisa ditangkis dengan alat anti-skimmer. Masalahnya jumlah atm dengan alat anti skimming baru sedikit. Karena itu, sebaiknya berhati-hati saat menggunakanatm apalagi di daerah yang belum anda kenal.

Tips menggunakan atm secara aman:

Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.
1. Kalau bisa, gunakan dan perhatikan ATM di lokasi yang sama sehingga hapal dan akan melihat jika terjadi perubahan.
2. Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.
3. Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.
4. Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.
5. Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.
6. Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).
7. Siapkan no. telp cutomer service dari bank anda sehingga bisa mudah anda hubungi jika terjadi keganjilan saat bertransaksi elektronik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar