Kamis, 25 Maret 2010

Social Networking dan Nasib Lamaran Pekerjaan

Situs sosial networking saat ini sedang sangat populer. Mulai anak-anak sampai orang tua kecanduan untuk meng-update statunya di facebook atau twitter. Akan tetapi perlu diingat untuk tidak sembarangan menulis di situs jejaring sosial seperti Facebook dan twitter.

Perusahaan pemberi pekerjaan juga memantau profil dan aktivitas online calon pegawai mereka. Berdasar penelitian, 7 dari 10 perusahaan kini mempertimbangkan reputasi online calon karyawan mereka.

Sejumlah perusahaan di bidang komputer menjadikan pengecekan akun facebook dan twitter sebagai bagian penting dalam rekrutmen pegawai. Dalam survei yang melibatkan manajer HRD dari 100 perusahaan terkemuka di Inggris,US, Jerman, dan Perancis, diketahui sekitar 70% mengaku pernah menolak surat lamaran karena perilaku online kandidat yang buruk. Mereka antara lain memasang foto saat mereka mabuk, berbahasa secara kasar, serta mengeluh tentang masalah pekerjaan.

Update status di situs jejaring sosial bukan sesuatu yang buruk. Jika digunakan secara bijak akan dapat dimanfaatkan oleh para kandidat untuk meraih pekerjaan impian. Jadi tulislah sesuatu yang baik dan bermanfaat saja.

1 komentar: