Minggu, 31 Juli 2011

Hasil Undian Grup Pra Piala Dunia 2014



Setelah sukses menyingkirkan Turkmenistan di babak II pra piala dunia 2014, kini Indonesia harus berjuang lebih keras mengingat lawan yang dihadapi semakin berat. Dalam drawing di Rio de Janeiro, Sabtu atau Minggu (31/7/2011) wib, Indonesia masuk Grup E yang relatif berat karena berisikan negara-negara teluk di putaran III Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Indonesia akan bertarung dengan Iran, Qatar, dan Bahrain.

Iran saat ini berada di peringkat 54 sepak bola dunia, Qatar adalah tim yang masuk perempatfinal Piala Asia 2011, sedangkan Bahrain hampir saja lolos ke Piala Dunia 2006 silam.

Thailand juga akan berjuang di kerasnya Grup D, tergabung bersama Australia, Arab Saudi dan Oman. Thailand sepertinya harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bisa lolos dar grup ini.

Sedang, Singapura berada di Grup A bersama China, Yordania, dan Irak

kualifikasi Piala Dunia Fase grup / putaran ke-3 Pra Piala Dunia 2014 zona Asia terbagi dalam lima grup. Dari 5 grup ini, 2 tim peringkat teratas akan lolos ke putaran keempat. Di putaran ke-4 yang berisi 10 negara, akan dibagi lagi ke dalam dua grup.

Dari 2 grup di putaran ke-4, juara grup dan runner-up akan langsung lolos ke putaran final di Brasil. Dua tim peringkat ketiga akan saling tendang di babak playoff. Pemenang babak playoff ini masih akan bertemu dengan penghuni peringkat kelima zona Amerika Latin untuk memperebutkan 1 tiket tersisa ke putaran final.

Hasil lengkap undian putaran ke-3 Pra Piala Dunia 2014 zona Asia:

Grup A: China, Yordania, Irak, Singapura
Grup B: Korea Selatan, Kuwait, Uni Emirat Arab, Lebanon
Grup C: Jepang, Uzbekistan, Suriah, Korea Utara
Grup D: Australia, Arab Saudi, Oman, Thailand
Grup E: Iran, Qatar, Bahrain, Indonesia

Jumat, 29 Juli 2011

Awal Bulan Puasa 1432 H

Pemerintah masih akan melakukan Isbat (penetapan) pada 31 Juli untuk menetapkan waktu jatuhnya awal bulan Ramadhan. Namun Menteri Agama Suryadharma Ali menilai awal puasa pada ramadhan tahun 1432 H ini berpotensi sama baik antara organisasi masyarakat dengan pemerintah.

Menurut Menag dalam menentukan tanggal satu Ramadhan dan satu syawal ada dua cara. Yaitu, Pertama dengan hisab (perhitungan) dan kedua melalui rukyat (melihat bulan secara langsung). Cara pertama (hisab) sudah dilakukan, antara lain oleh Muhammadiyah dan mereka menetapkan awal Ramadhan itu jatuh pada 1 Agustus 2011.

Adapun jika mempergunakan cara rukyat, baru akan dilakukan pada tanggal 31 Juli sore hari. Ini dilakukan pada titik-titik yang ditentukan untuk melihat ada atau tidak adanya bulan.

Dari sumber berbeda, yakni PWNU Jatim memprediksi awal Ramadhan 1432 Hijriah akan datang dalam waktu bersamaan yakni 1 Agustus 2011. Kemungkinan itu bisa terjadi karena ketinggian hilal secara hisab pada saat itu mencapai 6,45 derajat hingga 8,26 derajat, sehingga puasa Ramadhan bisa bersamaan, karena ketinggian hilal di atas dua derajat (bisa dilihat dengan mata).

Namun, katanya, awal Syawal 1432 H (Hari Raya Idul Fitri) ada kemungkinan tidak bisa bersamaan, karena ijtimak untuk awal Syawal 1432 H terjadi pada 29 Agustus 2011 pukul 10.05 WIB dengan tinggi hilal hakiki 1 derajat 57 menit 45,08 detik atau kurang dari dua derajat.

Karena tinggi hilal tidak mencapai dua derajat, maka kemungkinan akan terjadi perbedaan yakni ada umat Islam yang ber-Idul Fitri pada 30 Agustus dan ada pula tanggal 31 Agustus.

PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 1432 H, jatuh pada Selasa (30/8). Dijelaskan, bahwa ijtima' menjelang Syawal 1432 H terjadi pada Senin (29/8) pukul 10:05:16 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta min02 derajat 08 menit dan 16 detik (hilal sudah wujud).

Hasil Pra-Piala Dunia 2014



Timnas Indonesia memastikan satu tempat di putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Indonesia berhasil masuk ke babak 20 besar. Di fase grup ini lawan-lawan berat yang sudah menanti. Timnas wajib berbenah jika ingin lolos.

Dari 20 timnas sepak bola akan dibagi kedalam lima grup yang masing-masing berisi empat negara. Dari masing-masing grup, dua peringkat teratas akan maju ke putaran keempat.

Di putaran ketiga ini, Indonesia berpotensi bertemu dengan negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia.


Sedangkan dari kawasan ASEAN, Singapura dan Thailand juga lolos ke fase grup. Singapura sukses mendepak Malaysia dan Thailand meyingkirkan Palestina.

Seperti kita tahu, Leg ke-2 putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia digelar serentak pada hari Kamis (28/7/2011) malam WIB. Ada 15 tim yang berhasil lolos ke babak ke-3 untuk bertemu dengan 5 tim lain yang lolos otomatis ke fase grup. DAri 20 tim akan diundi untuk masuk ke dalam lima grup yang masing-masing terdiri dari 4 timnas.

Selain kemenangan Indonesia atas Turkmenistan 4-3 (agregat 5-4), hasil positif juga didapat Thailand yang pada leg kedua bermain imbang 2-2 dalam lawatan ke Palestina sudah cukup meloloskan Tahiland setelah pada leg pertama menang 1-0.

Sementara itu, Malaysia hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Singapura di National Stadium Bukit Jalil. Mohd Safee Sali sempat membawa tuan rumah unggul di menit 58, namun di menit 73 Shi Jiayi berhasil menyamakan skor. Hasil imbang cukup bagi Singapura untuk mendepak Malaysia setelah pada leg pertama kalah 3-5 (agregat 4-6).

Di pertandingan lainnya Filipina menyerah 1-2 atas Kuwait (agregat 1-5), sedangkan Vietnam gagl lolos, karena kalah agregat 2-4 meski pada pertandingan kedua kemarin unggul 2-1 atas Qatar.

Cina bermain luar biasa dengan menggulung Laos 6-1 di leg 2 sedang di leg 1 mereka juga menang mutlak 7-2. Secara agregat China unggul mutlak 13-3.


Berikut 20 tim yang akan berlaga di babak ke-3 (fase grup) Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia

Jepang*
Australia*
Korea Selatan*
Bahrain*
Korea Utara*
Iran
China
Uzbekistan
Qatar
Jordania
Arab Saudi
Kuwait
Bahrain
Syria
Oman
Irak
Uni Emirat Arab
Thailand
Singapura
Indonesia
Lebanon

*Lolos otomatis ke babak ketiga

Kemenangan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2014

HAsil pertandingan leg 2 putaran ke-2 kualifikasi piala dunia 2014 antara Indonesia vs Turkmenistan berakhir dengan kemenangan Indonesia dengan skor 4-3 di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (28/7/2011) tadi malam. Indonesia sudah berhasil unggul 3-0 di akhir babak pertama. Dengan hasil ini maka Indonesia lolos ke babak ketiga (fase grup)kualifikasi piala dunia sepak bola dengan keunggulan agregat 5-4 setelah di leg pertama di Ashgabat, mampu menahan imbang tuan rumah 1-1.

Jalannya pertandingan
Indonesia sudah unggul 1-0 ketika pertandingan baru memasuki menit kesembilan melalui tandukan Gonzales meneruskan umpan silang dari M Ilham dari sisi kanan.

Indonesia menggandakan keunggulan jadi 2-0 menit ke-18 melalui tendangan Gonzales. Kali ini Gonzales memanfaatkan umpan Boaz Solossa dari sektor kiri Indonesia.

Tiga menit jelang babak pertama berakhir, Indonesia kembali unggul 3-0. Gol cantik ini tercipta melalui tendangan keras Muhammad Nasuha dari jarak 25 meter yang sukses bersarang di gawang Maksatmyrat Shamuradov.

Memasuki babak kedua, Indonesia masih terus mengurung pertahanan Turkmenistan dan memperoleh sejumlah peluang, tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang itu gagal berbuah gol. Petaka justru datang ke kubu Indonesia. Berkurangnya stamina dan konsentrasi membuat Turkmenistan mampu memanfaatkan keadaan di menit 72. Berawal dari tendangan sudut Arslanmurad Amanov bergulir masuk gawang Feri Rotin Sulu. Skor berubah jadi 3-1 untuk Indonesia.

Gol ini membuat timnas tersentak dan segera bereaksi 4 menit berselang. Boaz Salosa membangun serangan, bola disodorkan kepada Ridwan yang dengan tendangan keras menyarangkan bola di sudut gawang Turkmenistan. Indonesia menjauh lagi 4-1.

Di menit 79 pemain Turkmenistan, Bahtiyar Hojaahmedov mendapat kartu merah. Kalah jumlah gol dan pemain Turkmenistan justru mampu lepas/ nothing to lose dan memberi tekanan ke pertahanan Indonesia.

Menit 82 Kerja sama yang apik antara Chonkaev dengan Berdy Shamuradov diakhiri dengan satu sepakan terarah Berdy dan gol. Tiga menit berselang atau menit 85, Gahrymanberdy Chonkaev mampu membobol gawang Feri dengan satu sontekan pelan dari mulut gawang. Turkmenistan mengubah skor jadi 3-4. Dan senam jantung suporter Indonesia pun dimulai.... jika Turkemnistan mampu mencetak satu gol lagi maka Indonesia akan tersingkir...

Karena itu maka para pemain Indonesia meningkatkan kewaspadaan dan kembali membangun serangan. Hasilnya di menit 93, Ahmad Bustomi nyaris menambah gol jika saja sepakannya tidak membentur tiang kiri gawang Tukrmenistan.

Tidak lama berselang wasit Benjamin Williams asal Australia meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dan Indonesia mengunci kemenangan 4-3 dan lolos ke fase grup kualifikasi Piala Dunia 2014 Brasil.

Susunan pemain:
Indonesia: Feri Rotin Sulu, M Nasuha, Zulkifli Syukur, Ricardo Salampessy (Hamka Hamzah 85), M Roby; M Ridwan, Firman Utina, Ahmad Bustomi, M Ilham (Okto Maniani 75); Boaz Solossa, Cristian Gonzales

Turkmenistan: Maksatmyrat Shamuradov; Gocguly Gochkuliev, Begli Annageldiyev (Serdar Annaorazov 46), Maksim Belyh, David Sarkisov; Guvanch Hangeldiyev (Arslanmurad Amanov 46), Bahtiyar Hojaahmedov, Guvanch Abylov; Berdy Shamuradov, Ruslan Mingazov (Aleksandr Boliyan 64), Gahrymanberdy Conkhaev

Selasa, 26 Juli 2011

Awal Puasa Tgl 1 Agustus 2011 menurut Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan hari Senin, 1 Agustus 2011 sebagai awal puasa Ramadhan 1432 Hijriah.

Berdasarkan hasil hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1432 Hijriyah jatuh pada hari Senin, 1 Agustus 2011. Kemudian Lebaran tanggal 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011. Dengan demikian puasa yang akan dijalankan warga Muhammadiyah hanya 29 hari.

Sementara itu itu, 1 Dzulhijjah 1432 jatuh pada hari jumat, 28 Oktober 2011 dan Idul Adha jatuh pada hari Minggu 6 November 2011.

Berdasarkan hitungan hasil hisab hakiki ramadhan, syawal dan dzulhijah oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah lanjut Yunahar, puasa tahun ini selama 29 hari. Dengan demikian 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa Kliwon 30 Agustus 2011. Sedangkan 1 Dzulhijah 1432 H jatu pada hari Jumat Wage 28 Oktober 2011.

"Hari Arafah 9 Dzulhijah jatuh hari sabtu Pahing 5 November 2011 dan Idul Adha 10 Dzulhijah jatuh Ahad Pon 6 November 2011. Semua telah dihitung oleh tim ahli hisab Muhammadiyah," kata Yunahar didampingi Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid, Oman Fathurahman.

Oman mengatakan Ijtimak menjelang Ramadhan 1432 H terjadi pada hari Ahad Kliwon 31 Juli 2011 pukul 01:41:00 WIB. Tinggi hilal pada saat matahari terbenam di Yogyakarta minus 7 derajat. Dengan demikian berarti hilal sudah wujud dan di seluruh Indonesia pada saat matahari terbenam hilal sudah di atas ufuk.

"Saya kira untuk awal puasa atau 1 ramadhan sampai saat ini tidak ada perbedaan yakni Senin 1 Agustus. Sedangkan hitungan 1 Syawal dan 1 Dzulhijah, Muhammadiyah sudah menetapkan semuanya," kata Oman.

Sementara itu untuk menentukan awal puasa, Nahdlatul Ulama (NU) masih akan melakukan rukyatul hilal bil fi’li atau observasi hilal, dua atau sehari sebelum puasa Ramadhan. Rukyat mungkin dua hari atau sehari sebelum puasa atau tanggal 29 Sya'ban.
Mengenai kemungkinan terjadinya perbedaan waktu, umat islam tetap harus saling menghormati dan menjaga ukhuwah.

Cara Mengatasi Rambut Beruban



Rambut uban munucul sebagai gejala adanya gangguan pada sintesa protein. Sel melanosit menjadi tidak mampu lagi menghasilkan pigmen (melanin) sehingga rambut menjadi kehilangan warna atau putih. Kejadian ini seringkali dihubungkan dengan faktor usia. Bertambahnya usia bertambah juga ubannya, meski tidak selalu demikian. Saya sejak SMA sudah beruban meski sedikit.

Nah penyebab lain yang bisa memicu munculnya uban walau usia masih muda adalah faktor genetik. Ini merupakan faktor pencetus yang cukup kuat. Jika orang tua Anda sudah beruban ketika masuk usia 30-an, kemungkinan besar Anda pun akan mengalami hal yang sama nantinya.

Penyebab lainnya adalah stres, kurang gizi, syok, kekhawatiran atau kesedihan yang terlalu dalam, ketegangan, dan sakit keras. Hal-hal tersebut bisa memperlambat produksi melanin lalu muncullah rambut putih atau uban. Ada juga kepercayaan- yang mengatakan kalau kita mencabut uban kita, maka uban yang muncul akan semakin banyak -karena itu aku disuruh tidakmencabut uban :-) Tapi ini hanya mitos saja. Saat ada uban terlihat, artinya ada masalah dengan produksi melanin. Jadi pada saat uban dicabut, kemungkinan besar memang sudah ada beberapa uban lain yang akan tumbuh. Jadi cuma belum terlihat saja.

Cara Mengatasi Rambut Beruban Secara Alami.
Berikut tips yang bisa dicoba untuk mengatasi rambut beruban/putih:

1. Campurkan minyak kelapa dan air jeruk nipis dan usapkan pada rambut, ratakan remas-remas dan biarkan selama 15 menit lalu dibilas. Banyak wanita yang melakukan cara ini setiap hari dan rambutnya bisa tetap hitam sampai usia 60-an.

2. Cara favoritku, ambil secangkir teh yang pekat dan tambahkan satu sendok makan garam -teh yang sudah basi saja biar gak boros ;-). Tuangkan ketangan lalu usapkan ke rambut disertai pijatan pada kulit kepala. Biarkan selama satu jam baru kemudian bilas dengan air dingin tanpa sampo.

3. Untuk menghitamkan rambut beruban secara alami, gunakan saja daun pacar rambut.

4. Beri nutrisi/vitamin dan mineral yang cukup pada rambut.
Vitamin A dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan membuat rambut lebih bersinar. Vitamin A banyak terdapat di sayuran berwarna hijau, dan buah-buahan berwarna merah dan kuning.
Vitamin B berfungsi melancarkan produksi minyak untuk menjaga kelembaban dan kesehatan rambut. Vitamin B banyak terdapat pada sayuran hijau daun, sereal, hati, yogurt, pisang.
Mineral yang penting bagi rambut adalah zinc, zat besi, dan copper. Mineral-mineral ini dapat diperoleh dari daging (meat), daging ayam, sayuran, telur, biji-bijian, dan ikan laut.
Protein, terutama protein nabati sangat penting untuk menjaga tekstur rambut dan membuatnya tetap bersinar. Bisa didapat dalam biji-bijian, terutama kedelai.

Pewarna Rambut Alami



Daun pacar cina ternyata bisa digunakan sebagai pewarna/cat/semir alami rambut yang tentunya aman bagi rambut dan kulit kepala kita.
Caranya mudah : ambil daun pacar cina sesuai kebutuhan, cuci sampai bersih,lalu ditambah sedikit air dandi blender. Setelah itu saring airnya. Air sari inilah yang digunakan. Caranya, oles dan ratakan pada rambut Nada. Diamkan selama kurang lebih 30 menit agar pewarnaan sempurna. Setelah itu jangan lupa untukmencuci rambut dengan shampo agar bersih, lalu keringkan. Bila rambut terasa kering, Anda bisa menggunakan conditioner setelah menggunakan shampo.
Oh ya, daun pacar cina juga bisa di buat untuk pewarna kuku.

Senin, 25 Juli 2011

Forlan - Suarez duet Maut Uruguay

Diego Forlan dan Luiz Luarez menjadi pahlawan Uruguay saat menjuarai turnamen copa America 2011. Diego Forlan mencetak 2 gol di pertandingan final melawan Paraguay.

Sejak awal fase grup sampai laga semifinal, Forlan gagal membobol gawang lawan. Meski begitu duetnya dengan Luis Suarez menjadi momok bagi pertahanan lawan. Umpan-umpannya baik melalui set piece atau open play selalu bisa membahayakan gawang lawan.

Tapi dalam 12 pertandingan terakhir Forlan tak bisa mencetak gol bagi timnas Uruguay terakhir mencetak gol saat di Dunia 2010 dan merupakan salah satu topskorer. Tapi bagi pelatih Uruguay Forlan tetaplah striker kelas atas. Dan Forlan membayar kepercayaan peltihnya di saat yang tepat. Ia mampu mencetak 2 dari 3 gol kemenangan Uruguay atas Paraguay di laga final Copa America 2011 hari Senin (25/7/2011) WIB.

Sampai saat ini Diego Forlan sudah membela timans sebanya 82 kali dengan koleksi 31 gol. Ini sangant special karena menjadi pemain Uruguay dengan caps terbanyak dan menyamai rekor pencetak gol terbanyak milik Hector Sarone (31 gol). Ia masih bisa menambah rekornya dan menjadi legenda hidup uruguay karena ia masih aktif bermain.

Selain itu keberhasilan Forlan membawa Uruguay juara juga menjaga tradisi keluarganya. Kakek dan ayahnya juga sukses membawa Uruguay juara di turnamen yang sama, tentu dengan tahun yang berbeda.

Juan Carlos Carazo, kakeknya membawa Uruguay juara saat menangani tim itu tahun 1959. Sedang ayahnya adalah pemain timnas era 60-70an dan meraih juara Copa tahun 1967.

Sedang bagi Luis Suarez yang juga berperan besar membawa Uruguay meraih juara Copa America 2011, membuat pemain berjuluk El Pistolero itu mendapat gelar pemain terbaik copa America 2011.

Suarez mencetak gol di laga pembuka saat bersua Peru, tapi dia tak mencetak gol di tiga laga selanjutnya. Ia hanya bisa mencetak gol saat adu pinalti lawan Argentina. peru kembali menjadi lumbung gol baginya setelah di laga semifinal lawan Peru pemain Liverpool ini mencetak dua gol untuk membawa Uruguay ke final.

Luis Suarez akhirnya berhasil membayar tuntas kepercayaan pelatih Uruguay setelah ia mencetak gol pembuka kemenangan 3-0 Uruguay atas Paraguay di partai final.Meski hanya mencetak satu gol di final tapi aksi-aksinya sangat merepotkan pertahanan Paraguay dan memaksa kiper Justo Villar berjibaku menyelamatkan gawangnya. Satu assist-nya juga sukses dimanfaatkan Diego Forlan mencetak gol keduanya sekaligus gol ketiga Uruguay di penghujung laga.

Hanya sayang Suarez gagal meraih gelar topskorer, karena kalah 1 gol dari striker Peru Paulo Guerrero yang menjadi top skorer dengan 5 gol. Suarez tentu tak perlu kecewa karena meraih trofi juara dan gelar Most Valuable Player (MVP) Copa America 2011.

Suarez sudah mengoleksi 48 caps dengan 21 gol bagi timnas Uruguay.

Uruguay Juara Copa America 2011



Hasil akhir pertandingan Final Copa Amerika 2011 Senin (25/7/2011) pagi dinihari tadi wib antara Uruguay vs Paraguay dimenangkan oleh uruguay dengan skor telak 3-0. Uruguay akhirnya keluar sebagai juara Copa America 2011, ini adalah gelar ke-15 atau terbanyak di Amerika Latin, unggul 1 gelar atas Argentina.

Pertandingan Uruguay vs Paraguay yang digelar di Estadion Monumental berlangsung seru. Uruguay mampu unggul 2-0 di babak pertama melalui gol Luis Suarez (menit 12) dan Diego Forlan. Satu gol lagi tercipta di babak ke-2 juga oleh Diego Forlan.

Uruguay adalah negara pertama yang menjadi juara Copa America saat edisi pertama digelar tahun 1916. Gelar-gelar selanjutnya diperoleh tahun 1917, 1920, 1923, 1924, 1926, 1935, 1942, 1956, 1959, 1967, 1983, 1987, 1995 dan 2011. Sedangkan tuang rumah Argentina terakhir kali meraih copa America edisi 1993. Di Copa America 2011 ini mereka hanya mampu menang satu kali saat melawan Kosta Rika, lalu tumbang di tangan Uruguay lewat adu pinalti.

Jalannya pertandingan

Di Menit 1, Uruguay sudah mengancam setelah terjadi kemelut di depan gawang Paraguay. Namun sepakan Luis Suarez masih bisa digagalkan Justo Villar dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Dari sepak pojok, Diego Forlan mengirim bola ke depan mulut gawang dan disambut tandukan Diego Lugano tapi masih bisa diblok Villar.

Di menit ke-12 Uruguay unggul setelah lini belakang Paraguay tidak sempurna dalam membuang bola, bola justru jatuh di kaki Suarez. Suarez lalu melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang membentur kaki pemain Paraguay sebelum masuk ke gawang Villar.

Di menit ke-32 peluang didapat Forlan setelah mendapat umpan terobosan Suarez tapi Villar masih mampu menghadang laju bola dengan dadanya. 4 menit kemudian Suarez yang punya peluang mencetak gol sayang tembakan kaki kanannya masih menyamping dari gawang.

Di menit ke-42 Diego Forlan tidak menyia-nyiakan peluang setelah mendapat umpan terukur dari Egidio Arevalo Rios, Forlan langsung menyambut dengan sepakan kaki kiri keras mendatar, Villar tak bereaksi dengan baik dan hanya bisa pasrah melihat gawangnya kemasukan.

Peluang emas Paraguay baru hadir di menit ke-54 saat tembakan voli Nelson Valdez membentur mistar gawang Fernando Muslera. Uruguay berekasi dengan malakukan serangan di menit 75. Sayang sepakan Sebastien Eguren masih bisa diselamatkan Justo Villar dengan satu lengannya.

Akhirnya Uruguay mengunci kemenangan di menit 90 melalui Diego Forlan memanfaatkan sebuah serangan balik cepat yang dibangun Edinson Cavani dan Luiz Suarez. Hasil akhir pertandingan Uruguay vs Paraguay, 3-0 yang berarti gelar juara copa America jatuh ke tangan Uruguay.

Susunan pemain

Uruguay: Muslera; Pereira, Lugano, Coates, Caceres; Perez (Eguren 70'), Rios, Gonzales, A. Pereira (Cavani 63'); Forlan, Suarez

Paraguay: Villar; Piris, Da Silva, Veron, Marecos; Ortigoza, Riveros,Caceres (Estigarribia 64'), Vera (Perez 64'); Valdez, Zeballos (Barrios 76')

Kamis, 21 Juli 2011

Hasil Pertandingan Paraguay vs Venezuela

Hasil pertandingan babak semifinal Copa America 2011 antara Paraguay vs Venezuela sampai akhir babak pertama masih 0-0.

Pertandingan Paraguay vs Venezuela berlangsung di Estadio Malvinas Argentinas, Kamis (21/7/2011) pagi WIB. Venezuela sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-6. Melalui sebuah serangan balik cepat, Gabriel Cíchero melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti tapi masih bisa diredam oleh kiper Paraguay, Justo Villar.

Dua menit berselang, Paraguay balik mengancam. Berawal dari tendangan bebas Edgar Barreto yang diteruskan oleh Dario Veron ke gawang, tapi Renny Vega masih mampu menepisnya.

Menit 35, Venezuela sempat mencetak gol melalui sundulan Oswaldo Vizcarrondo. Namun, gol dianulir wasit karena salah satu pemain Venezuela sudah berada dalam posisi offside.

Gawang Paraguay kembali terancam Menit ke-43,sayang sundulan Alejandro Moreno masih mengenai mistar gawang. Bola rebound yang didapat oleh Salomon Rondon gagal menembus gawang Villar.

Hingga babak pertama berakhir, belum ada gol tercipta. Paraguay 0, Venezuela 0.

Susunan pemain:
Paraguay: Villar; Caceres, Da Silva, Veron, Piris; Santana, Riveros, Ortigoza, Barreto; Barrios, Haedo Valdez

Venezuela: Vega; Rosales, Perozo, Vizcarrondo, Cichero; Lucena, Cesar Gonzalez, Arango; Maldonado, Miku, Rondon

Rabu, 20 Juli 2011

Hasil Pertandingan Semifinal Copa America, Uruguay Maju ke Final

Hasil pertandingan babak semifinal Copa Amerika 2011 hari Rabu (20/7/2011) pagi WIB antara Uruguay vs Peru berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Uruguay. Peru yang kali pertama tampil lagi di babak semifinal sejak 1975 saat menjadi juara Copa America tak mampu meredam permainan Uruguay.

Uruguay, semifinalis Piala Dunia 2010 dan salah satu tim unggulan yang tersisa di Copa America 2011 kini semakin dekat meraih trofi juara setelah lolos ke final dengan mengalahkan Peru 2-0. Luis Suarez mencetak 2 gol di pertandingan babak semifinal Rabu pagi tadi.

Gol pertama Luiz Suarez lahir di menit 52. Gol tercipta memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Diego Forlan yang sempat ditahan kiper Peru, Raul Fernandez. Hanya berselang sekitar 5 menit, Suarez yang bermain untuk klub Liverpool ini mampu menggandakan keunggulan Uruguay setelah mampu memaksimalkan umpan Alvaro Pereira dari lini tengah.

Usaha Peru untuk mengejar ketertinggalan menjadi makin sulit setelah Juan Vargas yang juga kapten tim diusir keluar lapangan karena menyikut Sebastian Coertes di pertengahan babak ke-2.

Uruguay terakhir kali menjadi juara Copa America pada tahun 1995 di kandang sendiri. Di partai final mereka mengalahkan Brasil lewat adu penalti. Lalu di tahun 1999 Brasil mampu membalas 3-0 dan menjadi Juara.

Senin, 18 Juli 2011

Hasil Pertandingan Babak Perempatfinal Copa America 2011

Hasil pertandingan babak perempatfinal Copa Amerika 2011 hari Minggu (Kolombia vs Peru :0-2) (Argentina vs Uruguay 4-5 (1-1)) dan Senin pagi tadi wib sangat mengejutkan. Brasil vs Paraguay: 0-2, Chile vs Venezuela 1-2.

Tim-tim unggulan jatuh dan kini hanya tinggal Uruguay sebagai raksasa yang masih tersisa. Pada hari Minggu pagi, Kolombia kalah 2-0 dari Peru. Lalu Argentina kalah dalam babak adu pinalti lawan Uruguay, setelah hanya bermain imbang 1-1 dalam 120 menit pertandingan.

Uruguay sudah unggul di menit 6 melalui Diego Perez tapi bisa dibalas Higuain menit 18. Di menit 39, Perez mendapat kartu kuning kedua dan diusir oleh wasit. Tapi Argentina gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Dan justru kehilangan Mascherano di babak 2. Kedudukan imbang 1-1 bertahan sampai akhir babak extra time. Dalam adu pinalti, Carlos Tevez gagal menunaikan tugasnya setelah tendangan pinaltinya mampu diblok kiper Uruguay, Muslera yang tampil brilian di laga itu.

Penendang Penalti:
Argentina: Messi (gol), Burdisso (gol), Tevez (gagal), Pastore (gol), Higuain (gol)
Uruguay: Forlan (gol), Suarez (gol), Scotti (gol), Gargano (gol), Caceres (gol)

Susunan Pemain:
Argentina: Sergio Romero, Javier Zanetti, Gabriel Milito, Nicolas Burdisso, Pablo Zabaleta, Javier Mascherano, Fernando Gago (Lucas Rodrigo Biglia 97), Sergio Aguero (Carlos Tevez 84), Lionel Messi, Angel Di Maria (Javier Pastore 73), Gonzalo Higuaín

Uruguay: Fernando Muslera, Diego Lugano, Victor Maximiliano Pereira, Mauricio Victorino (Andrea Scotti 19), Martín Caceres, Diego Perez, Alvaro Pereira ( Walter Gargano 110), Alvaro Gonzalez, Egidio Arévalo (Sebastian Eguron 110), Diego Forlan, Luis Suarez

Hasil menyakitkan juga dirasakan Brasil. Juara dunia 5 kali ini tak mampu membendung Paraguay dalam adu pinalti. Ironisnya, semua pemain Brazil gagal dalam mengeksekusi pinalti. Brasil takluk 0-2 dari Paraguay pada babak adu penalti pada laga perempat final Copa America 2011, Minggu atau Senin (18/7/2011) dini hari WIB.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Brasil tidak mampu mencetak gol. Disiplinnya barisan belakang Paraguay dan gemilangnya penampilan Justo Villar membuat kedudukan 0-0 bertahan selama 90 menit dan pertandingan harus melewati babak tambahan (2X extra time).

Pada babak extra time pertama, kedua tim harus kehilangan satu pemain, Lucas Leiva (Brasil) dan Antolin Alcaraz (Paraguay) mendapat kartu merah karena terlibat dalam perkelahian. Berawal dari perlakuan pemain Paraguay terhadap Lucio yang dinilai terlalu kasar oleh Lucas Leiva. Leiva yang bermain untuk Liverpool ini kemudian membalas perlakuan itu. Antolin Alcaraz yang melihat pemain Paraguay dikasari Leiva terpancing emosinya dan mendorong Leiva sehingga keributan makin besar. Wasit akhirnya mengusir Leiva dan Alcaraz.

Dalam dua kali babak tambahan tak ada gol tercipta. Akhirnya digelar adu pinalti. Paraguay sukses malaju ke semi final setelah semua algojo Brasil gagal menyarangkan bola. Satu penendang Paraguay gagal tapi dua penendangnya sukses mengeksekusi penalti.

Hasil adu penalti

Brasil: Elano (gagal), Thiago Silva (gagal), Andre Santos (gagal), Fred (gagal)

Paraguay: Barreto (gagal), Estigarribia (gol), Riveros (gol)

Susunan pemain

Brasil: Julio Cesar, Maicon, Andre Santos, Thiago Silva, Lucio, Lucas Leiva, Paulo Henrique Ganso (Lucas 100), Ramires, Robinho, Pato (Elano 111), Neymar (Fred 80).
Paraguay: Justo Villar, Dario Veron, Aureliano Torres (Alvis Marecos 70), Paulo Da Silva, Antolin Alcaraz, Cristian Riveros, Victor Caceres, Enrique Vera (Edgar Barreto 62), Marcelo Estigarribia, Lucas Barrios (Hernan Perez 82), Nelson Valdez.

Update jadwal babak semifinal copa Amerika 2011
Peru vs Uruguay : Rabu, 20 Juli 07.45 WIB(RCTI)
Paraguay vs Venezuela : Kamis, 21 Juli 07.45 WIB (RCTI)

Jumat, 15 Juli 2011

Cahaya Misterius di Langit Jakarta



Seberkas cahaya berwarna jingga/oranye misterius terlihat dengan mata telanjang melintas di langit bagian barat Jakarta dan Bekasi. Garis cahaya itu memiliki panjang sekitar 10 meter dan terlihat cukup lama. Berkas cahaya misterius itu disaksikan oleh para penumpang bus TransJakarta dan pengguna jalan di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (14/7) sore sekitar pukul 18.00 wib.

Cahaya aneh itu melintas lurus dan lambat di langit Jakarta sebelah barat dan disaksikan pula oleh warga di Bekasi. Cahaya tersebut tampak terlihat jelas dengan mata telanjang berbentuk garis memanjang. Cahaya ini seperti ekor komet atau meteor yang sedang melintas di angkasa.

Hasil Pertandingan Copa Amerika Kamis Pagi

Hasil Pertandingan Copa Amerika hari Kamis, Venezuela vs Paraguay berakhir imbang 3-3. Sementara Brasil vs Ekuador berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Brazil. Hasil ini membawa Venezuela dan Brasil ke babak perempatfinal Copa America 2011.

Venezuela mencetak dua gol di menit-menit akhir untuk meraih hasil imbang 3-3 saat menghadapi Paraguay di di Stadion Padre Ernesto Martearena, Salta, Kamis (14/7/2011) pagi dinihari WIB. Venezuela unggul lebih dulu menit ke-5 melalui Jose Solomon Rondon yang mencetak gol cantik dengan tendangan kerasnya dari luar kotak penalti.

Paraguay mampu membalas menit 33 melalui Antolin Alcaraz yang sukses memanfaatkan kemelut di mulut gawang Venezuela. Pada menit 62, Paraguay berbalik unggul 2-1 setelah Lucas Barrios sukses menyarangkan bola ke gawang Venezuela dengan tendangan kaki kiri memanfaatkan sepak pojok.

Di menit 85 Paraguay mencetak gol ke-3 juga diawali dengan tendangan sudut. Kali ini Cristian Riveros yang memberi keunggulan Paraguay jadi 3-1 setelah sundulannya meneruskan tendangan sudut sukses mengoyak gawang Venezuela.

Tapi di menit 90, Venezuela memperkecil ketertinggalan jadi 2-3 setelah tendangan kaki kanan Nicolas Fedor di menit 90 sukses berbuah gol.

Kemengan Paraguay yang sudah didepan mata sirna di menit ke-2 tambahan waktu (added time), Venezuela sukses mencetak gol penyeimbang melalui sundulan Grenddy Perozo. Hasil akhir pertandingan ini jadi 3-3. Venezuela lolos ke perempatfinal karena telah mengoleksi lima angka. Sedangkan Paraguay punya 3 poin menjadi 1 dari 2 tim peringkat 3 terbaik untuk maju ke fase berikutnya dan harus menghadapi juara grup, Brazil.

Kesuksesan Venezuela melaju ke perempatfinal ini mengulang prestasi serupa di Copa America 2007 yang berlangsung di kandang sendiri.

Susunan pemain
Paraguay:
Justo VILLAR; Dario VERON; DA SILVA, Antolin ALCARAZ, Aureliano TORRES, Enrique VERA (Jonathan SANTANA 70), Cristian RIVEROS, Nestor ORTIGOZA, Marcelo ESTIGARRIBIA (Victor CACERES 84), Lucas BARRIOS, Roque SANTA CRUZ (Nelson Haedo VALDEZ 39)

Venezuela:
Renny VEGA; Roberto ROSALES, Oswaldo VIZCARRONDO, Grenddy PEROZO, Gabriel CICHERO, Alexander GONZALEZ (Giancarlo MALDONADO 75), Giacomo DI GIORGI, Tomas RINCON, Yohandry OROZCO (Nicolas FEDOR 66), Daniel ARISMENDI (Juan ARANGO 63), Salomon RONDON

Sementara itu, pertandingan Brazil vs Ekuador hari Kamis pagi berakhir untuk kemenangan Brasil 4-2. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mario Alberto Kempes, Kamis (14/7/2011) pagi WIB, berjalan menarik sejak menit-menit awal. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan dan berusaha mencetak gol secepatnya karena hanya dengan kemenanganlah tiket maju otomatis ke perempat final ditangan.

Brasil unggul dulu lewat Pato, tapi Ekuador menyamakan skor lewat Felipe Caicedo. Babak pertama pun berakhir imbang 1-1. Pada babak kedua, Brasil mencetak 3 gol melalui Pato dan Neymar (2 gol). Ekuador hanya mampu membalas satu kali lewat Caicedo.

Kemenangan ini memberi Brasil tiket ke babak perempatfinal dengan status juara Grup B. Brasil yang dilatih Mano Menezes mengoleksi 5 poin dari tiga pertandingan. Meski Poin mereka sama dengan Venezuela, tapi Brasil unggul selisih gol. Ekuador tersingkir karena hanya punya 1 poin dan menempati posisi juru kunci.

Pada babak perempatfinal, Brasil akan meladeni salah satu peringkat ketiga terbaik, yakni Paraguay. Laga Brasil vs PAraguay digelar 17 Juli mendatang di La Plata.

Kamis, 14 Juli 2011

Sergio Aguero

Sergio 'Kun' Aguero, Pemain Argentina yang paling bersinar di penyisihan grup A copa America. Siapa Sergio Aguero itu? Sergio Aguero (23 tahun) atau biasa disapa Kun Aguero adalah menantu legenda Argentina, Diego Maradona dan sekarang bermain di klub Atletico Madrid (Spanyol). Namanya disebut-sebut sangat diinginkan kubu Juventus dan beberapa klub besar Eropa lainnya. Dari 28 caps yang sudah dilaluinya, Aguero mampu mencetak 13 gol. Cukup bagus mengingat seringnya ia tampil dari bangku cadangan. Dengan umurnya yang masih muda, Aguero akan jadi pemain masa depan bersama Lionel Messi dan Angel Di mAria.

Aguero menjadi pahlawan yang meloloskan Argentina ke perempafinal Copa America 2011. Dipertandingan pertama, Argentina vs Bolivia, Aguero yang masuk sebagai pemain pengganti (menggantikan Ezequeil Lavezzi) berhasil mencetak gol yang menyelamatkan muka Argentina dari kekalahan memalukan.

Sementara, menghadapi partai terakhir vs Kosta Rika, dengan wajib menang akibat 2 hasil imbang di 2 laga sebelumnya, Selasa (12/7/2011) pagi WIB membuat pemain Argentina agresif sejak awal laga. Meski begitu, di babak pertama terlihat pemain Argentina kesulitan membongkar pertahanan ketat Kosta Rika. Beruntung sebelum turun minum, Aguero memecah kebuntuan dengan mencetak gol.

Keunggulan 1-0 di babak pertama membuat Argentina tampil lebih lepas dibabak kedua. Kun Aguero menambah koleksi golnya sebelum ditutup Angel Di Maria. Argentina menang 3-0 dan dapat satu tiket perempatfinal sebagai runner up Grup A.

Bagi Aguero pertandingan kemarin merupakan balasan sepadan atas kepercayaan yang diberikan pelatih Sergio Batista yang memasangnya sebagai starter. Di dua laga sebelumnya, Aguero hanya tampil sebagai pemain pengganti. Sangat mungkin Sergio Batista memasang kembali Aguero sebagai starter pada laga perempatfinal. Apalagi tim yang akan dihadapi nanti adalah Uruguay.

Chile dan Uruguay Lolos

Hasil Pertandingan terakhir Grup C Copa America, Uruguay vs Meksiko hari Rabu (13/7/2011) pagi WIB berakhir dengan kemenangan Uruguay 1-0. Hasil ini memberi satu tiket bagi Uruguay ke perempatfinal dan akan bertemu Argentina.

Bertanding di Stadion Ciudad de La Plata, gol semata wayang Uruguay diciptakan oleh Alvaro Pereira pada menit ke-14. Gol berawal dari tendangan bebas Diego Forlan yang mengenai salah satu pemain Meksiko dan berbelok arah ke gawang. Luis Michel tidak sempurna dalam menghentikan bola. Bola rebound berhasil dimanfaatkan oleh Alvaro Pereira menjadi gol.

Di sisa waktu yang ada, Meksiko mencoba mencetak gol penyeimbang, tapi upaya mereka selalu kandas sampai peluit panjang berbunyi. Meksiko sebagai satu tim unggulan gagal total di turnamen copa amerika 2011 ini. Mereka tak mendapat satu poin pun, dan ini sangat ironis mengingat mereka baru saja meraih gelar Gold Cup 2011. Uruguay vs Argentina menjadi partai panas dan ketat mengingat kualitas para pemainnya.

Susunan pemain:
Uruguay: Nestor Fernando Muslera, Alvaro Pereira, Diego Lugano, Victor Maximiliano Pereira, Sebastian Coates, Cristian Gabriel Rodriguez (Sebastian Eguren Vazquez 83'), Diego Perez, Alvaro Gonzalez (Nicolas Lodeiro 68'), Egidio Arevalo, Diego Martin Forlan (Sebastian Abreu 89'), Luis Suarez

Meksiko: Luis Michel, Paul Aguilar (Javier Aquino Carmona 45'), Darvin Francisco Chavez, Hiram Ricardo Mier Alanis, Hector Reynoso Lopez, Jorge Enriquez Garcia, Miguel Ponce (Edgar Ivan Pacheco Rodriguez 70'), Diego Reyes Rosales, Nestor Alejandro Araujo Razo, Giovani Dos Santos (Oribe Peralta Morones 45'), Rafael Marquez Lugo

Sementara di pertandingan antara Chile vs Peru, juga berakhir 1-0 untuk kemenangan Chile. Chile pun lolos ke perempatfinal dengan menjadi juara Grup C dengan 7 poin. Peru sendiri punya 4 poin dan berpeluang maju ke perempat final sebagai 2 tim peringkat 3 terbaik.

Dua kartu merah keluar untuk masing-masing tim di pertengahan babak kedua dalam pertandingan panas di Mundialista Mendoza, Rabu (13/7/2011) pagi WIB.
Peru lebih dulu kehilangan Giancarlo Carmona menit 61, diikuti dengan kartu merah untuk pemainChile, Jean Beausejour.

Chile unggul 2 menit memasuki injury time setelah sebuah sepak pojok berhasil ditanduk Alexis Sánchez bola mengenai badan pemain Peru, Andre Carillo lalu masuk ke dalam gawang.

Susunan Pemain:

Chile: Miguel Pinto; Waldo Ponce, Gonzalo Jara, Marco Estrada, Gonzalo Fierro (Alexis Sánchez '57), Carlos Carmona, Jean Beausejour, Luis Antonio Jiménez, Francisco Silva (Gary Medel '77), Humberto Suazo, Esteban Paredes (Jorge Valdivia '57).

Peru: Salomón Libman; Santiago Acasiete (Walter Vilchez '45), Giancarlo Carmona, Renzo Revoredo, Christian Ramos, Aldo Corzo, Michael Guevara (Carlos Lobatón '69), Antonio Gonzales (André Carrillo '76), Josepmir Ballón, William Chiroque, Raúl Ruidíaz.

Senin, 11 Juli 2011

Hasil Pertandinga Copa America Senin, kolombia Juara Grup A

Hasil pertandingan Copa America hari Senin (11/7/2011) pagi dinihari WIB antara Kolombia vs Bolivia berakhir 2-0 untuk kemenangan Kolombia. dengan kemenangan ini, Kolombia berhasil menjadi juara grup A dengan 7 poin dan memastikan satu tiket ke babak perempat final. Dua gol Kolombia dicetak oleh striker FC Porto- yang kabarnya akan ke Chelsea- Radamel Falcao di menit 14 dan 28 (penalti).

Laga terakhir penyisihan grup A di Estadio Brigadier General Estanislao Lopez, Santa Fe, juga menjadi laga terakhir bagi Bolivia di turnamen Copa Amerika tahun ini. Bolivia yang pada pertandingan pertama mampu menahan imbang tuan rumah Argentinahanya mampu meraih 1 poin dan berada di posisi terbawah.

Satu tiket otomatis dari grup A akan diperebutkan antara Argentina vs Kosta Rika, Selasa (12/7/2011) WIB. Sedang peringkat 3 masih punya peluang melaju ke babak perempat final karena akan diambil 2 tim terbaik.

Pada pertandingan Kolombia vs Bolivia, Falcao sudah membuat Kolombia unggul di menit 14 hasil kerja sama dengan Dayros Moreno, Falcao menusuk ke kotak penalti lalu melepas tendangan mematikan ke gawang Carlos Arias.

Menit 28, Kolumbia mendapat hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran kepada Pablo Armero oleh Amador di kotak terlarang. Falcao yang menjadi eksekutor sukses memasukan bola ke tengah gawang dan menggandakan keunggulan Kolumbia di menit 28.

Setelah itu kedua tim saling serang tapi hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 2-0 bertahan untuk kemenangan Kolombia.


Susunan Pemain:
Kolombia: Martinez, Yepes, Perea, Armero, Zuniga, Aquilar, Ramos (Soto 77'), Dayro Moreno (Rodallega 45'), Guarin (Cuardrado 50'), Carlos Moreno, Falcao

Bolivia: Arias, Raldes, Alvarez, Amador, Vargas, Robles, Campos, Garcia, Arce (Pedriel 70'), Moreno (Jimenez 60'), Hermoza (Vaca 45')

Minggu, 10 Juli 2011

Hasil Pertandingan Copa Amerika Sabtu dan Minggu

Satu lagi tim besar yang gagal bersinar di Copa Amerika 2011. Brasil kembali harus puas dengan hasil imbang di Grup B Copa America 2011. Pertandingan Brazil vs Paraguay, berakhir 2-2.

Pada pertandingan Copa Amerika yang berlangsung Minggu (10/7/2011) pagi dinihari tadi WIB di Estadio Mario Kempes, Brasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol Jadson. Tetapi Paraguay mampu membalikkan keadaan di babak ke-2 melalui Roque Santa Cruz dan Nelson Valdez.

Brasil selamat dari kekalahan lewat gol Fred yang memaksakan skor akhir menjadi 2-2, saat pertandingan memasuki menit 89. Fred, yang masuk dari babak ke-2 berhasil mampu mencetak gol dengan tendangan kaki kanan.

Bagi Brasil hasil ini adalah kali kedua mereka gagal meraih poin penuh. Di laga sebelumnya, Brazil juga hanya bermain imbang 0-0 melawan Venezuela.

Peltih Brazil, Mano Menezes, kembali memasang 3 penyerangnya sejak awal pertandingan, Alexandre Pato, Neymar, dan Jadson sebagai pendukung. Di menit 38 Jadson yang bermain untuk klub Shakhtar Donetsk mampu mencetak gol. Gol tercipta setetlah ia menerima umpan dari Paulo Henrique, Jadson lalu melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti. Bola mampu bersarang di pojok gawang Paraguay.

Sampai akhir babak pertama, Brasil unggul 1-0. Di babak ke-2, Paraguay mampu bangkit dan justru berbalik unggul. Pada menit ke-55, Santa Cruz mencetak gol setetlah mendapat umpan Marcelo Estigarribia dari sisi kiri.

Kesalahan Dani Alves di menit ke-67 berbuah fatal. Bola yang sudah ia kuasai di kotak penalti terlepas dan bisa dicuri Cristian Riveros yang langsung memberikan bola ke Santa Cruz. Sempat menahan bola, santa Cruz yang kini berbaju Blackburn Rovers itu memberikan bola kepada Nelson Valdes yang baru masuk menggantikan Lucas barrios. Valdes langsung melepaskan tembakan meski bola sempat dihalau oleh pemain belakang Brasil, tapi bola tetap bergulir masuk ke gawang.

Di menit 89, Fred menyelamatkan Brsil dari kekalahan. Ia mampu menyelesaikan umpan Henrique dengan sebuah sepakan kaki kanan dan gol pun tercipta.

Susunan pemain
Brasil: Julio Cesar; Dani Alves, Andre Santos, Thiago Silva, Lucio; Lucas Leiva, Paulo Henrique Ganso, Ramires, Jadson (Elano 45); Pato, Neymar (Fred 81)

Paraguay: Justo Villar; Dario Veron, Aureliano Torres, Paulo Da Silva, Antolin Alcaraz; Néstor Ortigoza, Cristian Riveros (Víctor Cáceres 67), Enrique Vera, Marcelo Estigarribia (Fred 78); Roque Santa Cruz, Lucas Barrios

Di pertandingan Copa Amerika hari Sabtu, 9 Juli, Chile mengimbangi Uruguay dengan skor 1-1. Pertandingan antara Uruguay vs Chile berlangsung di Stadion Malvinas Argentinas, Mendoza, Sabtu (9/7/2011) pagi WIB. Uruguay unggul lebih dulu melalui Alvaro Pareira memanfaatkan umpan Luis Suarez di menit 54. Tapi di menit 65 Alexiz Sanchez mampu menyamakan kedudukan, 1-1 memanfaatkan umpan Jean Beausejour.

Hasil buruk justru kembali diraih oleh juara turnamen piala emas/ Gold Cup 2011, Meksiko. Peru memberi kekalahan ke-2 bagi meksiko di Copa America 2011. Peru menang 1-0 melalui gol tunggal José Paolo Guerrero di menit 82.

Dengan hasil ini, Chile dan Peru memiliki 4 point dari dua pertandingan di Grup C. Uruguay 2, sementara Meksiko 0.

Dua tim peringkat 1-2 secara otomatis lolos ke babak berikutnya, sementara tim peringkat 3 akan diambil 2 tim terbaik untuk maju ke babak berikutnya.

Hasil Kongres PSSI di Solo

Setelah kegagalan di Kongres Pekanbaru dan Jakarta, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) kemarin kembali menyelenggarakan kongres luar biasa di kota Solo. Jika kongres ini mengalami kegagalan atau deadlock, FIFA sudah memastikan akan memberi sanksi sehari setelahnya.

Kongres PSSI yang digelar di Solo Sabtu, tanggal 9 Juli 2011 berjalan lancar. Kongres digelar 4 minggu setelah surat undangan dikirim pada para peserta kongres, sesuai statuta. Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI berhasil memilih kepengurusan yang baru. Terpilihnya pengurus baru ini membuat ancaman sanksi FIFA hilang.

Kongres diawali dengan acara kirab budaya. Para peserta dikirab menuju lokasi kongres dengan kereta kuda. Diiringi juga dengan peserta Solo Batik Carnival, dan prajurit keraton Kasunanan Surakarta.

Pada saat kongres berlangsung, PSSI akhirnya berhasil memilih ketua umum dan wakil ketua umum baru periode 2011-2015 yang terpilih dengan cara demokratis. Djohar Arifin Husin terpilih menjadi ketua umum PSSI dan Farid Rahman terpilih menjadi wakil ketua umum dan 9 anggota Komite Eksekutif PSSi.

9 anggota komite eksekutif PSSI terpilih periode 2011-2015 adalah Sihar Sitorus, La Nyala M. Mattalitti, Mawardy Nurdin, Robertho Rouw, Widodo Santoso, Erwin Dwi Budiawan, Tuty Dau, Tony Apriliani, dan Bob Hippy.

Anggota komite eksekutif bersama ketua umum PSSI dan wakil ketua umum PSSI terpilih untuk periode 2011-2015, Djohar Arifin Husin dan Farid Rahman, akan bersama-sama menyelesaikan masalah yang ada di tubuh PSSI.

Kongres PSSi ini dihadiri utusan dari FIFA dan AFC, Menteri negara Pemuda dan Olahraga serta ketua KOI/KON. FIFA mengirim Primo Carvaro, Frank van Hattum dan Jay Singh Muthiah. Sementara Thierry Regenass tidak hadir. Sementara delegasi AFC terdiri dari Alex Soosay, James Johnson dan Lazarus

Jumat, 08 Juli 2011

Hasil Pertandingan Kosta Rika vs Bolivia di Copa Amerika

HAsil pertandingan Kosta Rika vs Bolivia Jum'at pagi tadi WiB berakhir manis untuk Kosta Rika. Mereka menang 2-0 atas Bolivia dan membuka asa melaju ke babak kedua Copa Amerika. Kosta Rika kini berada di tempat 2 klasemen sementara,dengan poin 3, dibawah Kolombia.

DAlam pertandingan yang berlangsung di Stadion 23 Agustus, Jujuy, Jumat (8/7/2011) pagi WIB, Bolivia harus mengakhiri pertandingan dengan 9 pemain setelah 2 pemainnya mendapat kartu merah.

Kosta Rika unggul 1-0 di menit 59 melalui Josue Martinez setelah tendangannya menyambar bola muntah hasil tendangannya sendiri yang sempat ditepis Arias.

Di menit 70 kartu merah pertama bagi Bolivia didapat oleh Ronald Rivero. Ia mendapat kartu kuning kedua setelah menghadang laju bola yang mengarah ke gawang dengan tangannya. Selain kartu merah, Bolivia mendapat hukuman pinalti. Eksekusi penalti pemain Kosta Rika, Allen Guevara bisa diblok kiper Carlos Erwin Arias, bola muntah kembali ditendang oleh Allen Guevara tapi Arias juga masih mampu menepis tembakan itu.

Menit 75, Pelanggaran keras kepada Joel Campbell membuat Walter Flores langsung mendapat kartu merah. Akibatnya, Bolivia makin terdesak oleh Kosta RIka. Kosta Rika memastikan kemenangan jadi 2-0 setelah Campbell menyontek bola melewati kaki Arias 12 menit sebelum laga berakhir.

Susunan pemain
Bolivia: Erwin Arias; Alvarez, Raldes, Rivero, Gutierrez; Rojas (Chavez 67), Robles (Pena 67), Flores, Campos (Garcia 79); Arce, Martins

Kosta Rika: Moreira; Acosta, Duarte, Calvo; Leal, Guzman, Mora (Cubero 82), Salvatierra, Madrigal (Guevarra 46); Campbell, Martinez (Elizondo 81)

Kamis, 07 Juli 2011

Hasil Pertandingan Argentina vs Kolombia di Copa Amerika 2011

Hasil pertandingan Argentina vs Kolombia di grup A Copa America yang berlangsung Kamis pagi tadi (6/7/2011) WIB, berakhir imbang 0-0. Hasil ini jelas mengecewakan bagi Argentina mengingat pada pertandingan sebelumnya, mereka juga hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Bolivia. Bagi Kolombia, satu poin yang didapat pada pertandingan pagi ini sangat berharga, Kolombia kini memimpin grup A dengan 4 poin.

Meski memiliki pemain-pemain top dunia, tapi permainan Argentina jauh dari mengesankan. Di babak 1 Argentina bahkan lebih sering mendapat tekanan berbahaya dari para pemain Kolombia. Aksi 3 penyelamatan Sergio Romero menolong Argentina dari kebobolan salah satunya saat memblok tembakan Falcao dari dalam kotak penalti.

Di babak 2 permainan Argentina mengalami perbaikan setelah masuknya Sergio Aguero menggantikan Ezequiel Lavezzi, ditambah masuknya Gonzalo Higuain membuat Argentina mendapat beberapa peluang emas. Sayang tidak ada satu pun yang berbuah gol. Sampai akhir pertandingan kedudukan 0-0 tidak berubah.

Hasil ini membuat Argentina berada di bawah Kolombia di klasemen sementara Grup A dengan 2 poin. Kolombia sudah mengantongi 4 poin dari satu kemenangan atas Kosta Rika dan satu hasil imbang. Posisi Argentina akan kian terjepit jika besok Bolivia mampu memukul Kosta Rika.

Selasa, 05 Juli 2011

Hasil Copa Amerika, Meksiko vs Chile

Hasil pertandingan Copa America antara Meksiko vs Chile berakhir dengan kemenangan Cile 2-1. Dalam pertandingan yang digelar di Estadio del Bicentenario, San Juan, Selasa (5/7/2011) pagi ini WIB, Chile langsung tampil menekan pertahanan Meksiko. Dengan materi seperti Humberto Suazo dan Alexis Sanchez, Cile terus menyerang pertahanan Meksiko sepanjang babak 1.

Tapi justru Meksiko yang berhasil unggul lebih dulu 5 menit sebelum turun minum melalui Nestor Alejandro Araujo Razo. gol bermula dari umpan Giovanni Dos Santos, bola sempat dihalau pemain Chile tapi justru mengarah ke Araujo dan berhasil menyarangkan bola ke gawang Claudio Bravo.

Chile baru bisa menyamakan kedudukan saat babak 2 sudah berjalan 22 menit melalui Esteban Paredes. Gol berawal dari sepak pojok, bola kemudian disambar Carlos Carmona. Pemain Meksiko gagal menghalau bola yang bergulir pelan ke sisi kiri. Paredes yang tanpa penjagaan mampu menyambar bola dan membuat skor menjadi imbang 1-1.

Di menit ke-73, Chile berbalik unggul. Kembali sepak pojok mengawali proses terjadinya gol. Corner kick yang dilakukan dengan baik oleh Matias Fernandez berhasil di-heading Arturo Vidal ke tiang jauh yang gagal dijangkau oleh kiper meksiko, Luis Michel.

Di pengujung laga, Meksiko memiliki peluang emas melalui Edgar Ivan Pachecho. Namun usahanya masih bisa digagalkan oleh para pemain Chile.

Hasil ini membuat Chile sementara memuncaki Grup C dengan poin 3, diikuti Peru (1), Uruguay(1), dan Meksiko(0).

Susunan Pemain

Chile: Bravo; Contreras, Ponce, Jara, Fernandez (Carmona 83), Beausejour (Paredes 59), Vidal, Medel, Isla, Sanchez, Suazo (Estrada 90)

Meksiko: Michel; Alanis, Razo, Lopez, Aguilar, Chavez, Garcia, Rosales, Dos Santos, Carmona (Morones 74), Marquez (Pachecho Rodriguez 88)

Hasil Pertandingan Copa Amerika, Uruguay vs Peru

Hasil pertandingan Uruguay vs Peru di Copa Amerika pagi tadi berakhir imbang 1-1. Semifinalis Piala dunia 2010, Uruguay sebagai salah satu tim favorit di Copa America 2011 ini gagal meraih kemenangan di laga perdananya di grup C.

PAda laga yang digelar di Estadio del Bicentario, Selasa (5/7/2011) pagi tadi WIB, Uruguay yang menurunkan 3 penyerang sekaligus: Diego Forlan , Luis Suarez dan Edinson Cavani cukup kesulitan menembus pertahanan rapat Peru. Uruguay bahkan harus tertinggal 1-0. Peru berhasil unggul lebih dulu menit ke-24 lewat Jose Guerrero, melalui serangan balik cepat. Memanfaatkan umpan jauh, Guerrero lolos dari jebakan offside dan langsung berhadapan dengan kiper, Fernando Muslera, lalu mengecohnya dan menyarangkan bola ke gawang kosong.

Uruguay menyamakan kedudukan melalui striker Liverpool, Luiz Suarez, tepat sebelum jeda. Melalui kerja keras Marcelo Lodeiro di lini tengah yang memberi umpan terobosan ke kotak penalti. Suarez mampu berlari lebih cepat dari pemain belakang Peru dan dengan dingin mengirimkan bola ke gawang Peru.

Di pertandingan ini, Uruguay sebenarnya punya banyak peluang. Sayang penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat kedudukan imbang 1-1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Susunan pemain

Uruguay: Muslera, Maxi Pereira, Lugano, Victorino, Caceres, Perez, Arevalo Rios, Lodeiro (Rodriguez 79'), Suarez, Forlan, Cavani (Hernandez 79')

Peru: Fernandez, Revoredo, Acasiete, Rodriguez, Vilchez, Balbin, Ballon, Yotun (Vargas 59'), Guevara (Lobaton 57'), Guerrero, Advincula

Jadwal pertandingan Copa Amerika di Grup C yang akan segera digelar beberapa saat lagi adalah Meksiko vs Chile. Di laga ini akan terjadi pertempuran seru antara Alexis Sanchez dan Chicarito. Alexis Sanchez adalah salah satu pemain paling diburu di bursa transfer musim panas ini.


Senin, 04 Juli 2011

Hasil Pertandingan Brasil vs Venezuela

Dua tim besar di turnamen sepak bola Copa Amerika, Argentina dan Brazil sepertinya belum panas. Meski dihuni banyak pemain berbakat dan bermain gemilang bersama klubnya masing-masing, tapi ternyata mereka belum mampu memberi yang terbaik pada timnas-nya, paling tidak di pertandingan pertama.

Argentina yang memiliki sederet pemain bintang yang bermain di klub-klub besar Eropa hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Bolivia di pertandingan pertama dan pembuka turnamen ini. Argentina justru tertinggal lebih dulu oleh gol Edivaldo Rojas Hermoza pada menit ke-47. Gol ini berawal dari sepak pojok, bola disambut Edivaldo kearah tiang dekat, disana sebenarnya ada Benega tapi gagal mengontrol bola.

Argentina baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-76 melalui tendangan first time Sergio Aguero, yang masuk menggantikan Ezequel Lavezzi. Hasil pertandingan Argentina vs Bolivia di copa amerika ini mungkin mengecewakan, tapi solidnya pertahanan Bolivia patut mendapat apresiasi. Argentina harus puas mendapat 1 poin atas hasil imbang 1-1 dengan Bolivia di laga pembuka Grup A hari Sabtu pagi wib.

Sementara itu, hasil pertandingan Brasil vs Venezuela berakhir imbang tanpa gol. Dalam pertandingan penyisihan Grup B, Minggu atau Senin (4/7/2011) dini hari WIB itu, Brasil menciptakan paling tidak 3 peluang emas dari 6 kali percobaan. Sedangkan Venezuela hanya mampu melepaskan 1 tembakan akurat dari 3 kali usaha. Bintang baru Brasil, Neymar, tercatat hanya mampu melepaskan satu tembakan ke gawang dan tidak tepat sasaran.

Brazil, seperti prediksi awal, langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Bahkan pada menit kedua, Brasil sudah memberi ancaman lewat tembakan Robinho yang tepat mengarah ke gawang tapi bola masih bisa ditangkap oleh kiper Venezuela, Vicente Vega.

Brasil tampil dominan dalam laga melawan Venezuela ini dan mampu menguasai jalannya pertandingan. Sayangnya permainan yang mereka peragakan tidak efektif. Brasil banyak melakukan kesalahan passing, terburu-buru dan gagal menembus lini pertahanan Venezuela

Brasil kembali memberi ancaman menit ke-27. Sayang bola tendangan keras Alexandre Pato hanya membentur mistar gawang Venezuela. 5 menit kemudian, Pato kembali mengancam dengan tendangan yang tepat sasaran, tapi sayang Vega memblok bola dengan baik.

Di menit ke-39, Robinho mendapat peluang emas. Tapi bek Venezuela, Oswaldo Vizcarrondo, melakukan penyelamatan dengan menghalau bola tendangan Robinho.

Di babak ke-2 Brasil yang tetap tampil dominan tetap sulit menembus pertahanan rapat Venezuela. Pergantian pemain yang dilakukan Pelatih Brasil, Mano Menezes, tak mampu memberi gol bagi Brasil. Meski Mano memasukkan Fred dan menarik Robinho. Elano dan Lucas juga masuk menggantikan Ramires dan Pato. Sampai pertandingan berakhir, skor 0-0 tak berubah.

Susunan pemain

Brasil: Julio Cesar, Dani Alves, Andre Santos, Crispin, Lucio, Lucas Leiva, Paulo Henrique Ganso, Ramires (Elano 76), Robinho (Fred 65), Pato (Lucas 76), Neymar

Venezuela: Renny Vicente Vega, Oswaldo Vizcarrondo, Jose Granados, Roberto Rosales, Gabriel Cíchero, Juan Fernando Arango, Franklin Lucena, Cesar Gonzalez (Giacomo Di Giorgio 86), Tomas Rincon, Salomon Rondon (Alejandro Moreno 64), Miku (Giancarlo Maldonado 79)

Jumat, 01 Juli 2011

Jadwal Copa Amerika 2011

Copa Amerika 2011 akan segera dimulai. Gelaran turnamen sepak bola yang setara dengan Euro ini dilaksanakan di Argentina,tanggal 2-25 juli 2011 dan akan disiarkan secara langsung oleh RCTI. Tapi karena letaknya, kita di Indonesia bisa menyaksikan siaran langsungnya pagi hari jam 07.45 WIB. Meski ada juga yang jam 1 dini hari.

Copa Amerika dibagi jadi 3 grup, dengan peserta dari zona conmebol di tambah beberapa negara lain sebagai tim tamu. Tiga negara unggulan Argentina, Brasil, dan Meksiko dengan pemain-pemain bintangnya akan membuat turnamen meriah. Kita akan menyaksikan kehebatan Messi, Neymar dan Chicarito disana.

Berikut Jadwal Pertandingan dan siaran langsung Copa Amerika 2011
Grup A
Sabtu, 2 Juli 2011: Argentina vs Bolivia (RCTI/ 07.45 WIB)
Minggu, 3 Juli: Kolombia vs Kosta Rika (RCTI/ 01.30 WIB)

Grup B
Senin, 4 Juli: Brazil vs Venezuela (RCTI/ 02.00 WIB)
Senin, 4 Juli: Paraguay vs Ekuador (RCTI/ 04.30 WIB)

Grup C
Selasa,5 juli: Uruguay vs Peru (RCTI/ 05.15)
------------- : Meksiko vs Chile (RCTI/ 07.45)
Rabu, 6 Juli = Istirahat =

Grup A
Kamis,7 Juli: Argentina vs Kolombia (RCTI/ 07.45 WIB)
Jum'at, 8 Juli: Bolivia vs Kosta Rika (RCTI/ 05.15 WIB)

Grup C
Sabtu, 9 Juli: Peru vs Meksiko (RCTI/ 05.15 WIB)
------------------: Uruguay vs Chile (RCTI/ 07.45 WIB)

Grup B
Minggu, 10 Juli: Brazil vs Paraguay (RCTI/ 02.00 WIB)
-------------------: Venezuela vs Ekuador (RCTI/ 04.30 WIB)

Grup A
Senin, 11 juli: kolombia vs Bolivia (RCTI/ 02.00 WIB)
Selasa, 12 Juli: Argentina vs kosta Rika (RCTI/ 07.45 WIB)

Grup C
Rabu, 13 Juli: Chile vs Peru (RCTI/ 05.15 WIB)
------------------: Uruguay vs Meksiko (RCTI/ 07.45 WIB)

Grup B
Kamis, 14Juli: Paraguay vs Venezuela (RCTI/ 05.15 WIB)
-------------------: Brasil vs ekuador (RCTI/ 07.45 WIB)

Jum'at/Sabtu, 15/16 Juli = istirahat =

Minggu, 17 juli: Perempat Final 1 (RCTI/ 01.45 WIB)
---------------------: Perempat Final 2 (RCTI/ 05.15 WIB)

Senin, 18 Juli: Perempat Final 3 (RCTI/ 01.45 WIB)
-------------------: Perempat Final 4 (RCTI/ 05.15 WIB)

Selasa, 19 Juli = Istirahat =
Rabu, 20 Juli : Semifinal (RCTI/ 07.45 WIB)
KAmis, 21 Juli : Semifinal (RCTI/ 07.45 WIB)

Jumat/Sabtu = Istirahat =
Minggu, 24 Juli: play off perebutan tempat 3 (RCTI/ 01.45 WIB)
Senin, 25 juli : Pertandingan Final Copa Amerkia 2011 Live di RCTI jam 01.45 WIB