Selasa, 26 Juli 2011

Awal Puasa Tgl 1 Agustus 2011 menurut Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan hari Senin, 1 Agustus 2011 sebagai awal puasa Ramadhan 1432 Hijriah.

Berdasarkan hasil hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1432 Hijriyah jatuh pada hari Senin, 1 Agustus 2011. Kemudian Lebaran tanggal 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011. Dengan demikian puasa yang akan dijalankan warga Muhammadiyah hanya 29 hari.

Sementara itu itu, 1 Dzulhijjah 1432 jatuh pada hari jumat, 28 Oktober 2011 dan Idul Adha jatuh pada hari Minggu 6 November 2011.

Berdasarkan hitungan hasil hisab hakiki ramadhan, syawal dan dzulhijah oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah lanjut Yunahar, puasa tahun ini selama 29 hari. Dengan demikian 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa Kliwon 30 Agustus 2011. Sedangkan 1 Dzulhijah 1432 H jatu pada hari Jumat Wage 28 Oktober 2011.

"Hari Arafah 9 Dzulhijah jatuh hari sabtu Pahing 5 November 2011 dan Idul Adha 10 Dzulhijah jatuh Ahad Pon 6 November 2011. Semua telah dihitung oleh tim ahli hisab Muhammadiyah," kata Yunahar didampingi Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid, Oman Fathurahman.

Oman mengatakan Ijtimak menjelang Ramadhan 1432 H terjadi pada hari Ahad Kliwon 31 Juli 2011 pukul 01:41:00 WIB. Tinggi hilal pada saat matahari terbenam di Yogyakarta minus 7 derajat. Dengan demikian berarti hilal sudah wujud dan di seluruh Indonesia pada saat matahari terbenam hilal sudah di atas ufuk.

"Saya kira untuk awal puasa atau 1 ramadhan sampai saat ini tidak ada perbedaan yakni Senin 1 Agustus. Sedangkan hitungan 1 Syawal dan 1 Dzulhijah, Muhammadiyah sudah menetapkan semuanya," kata Oman.

Sementara itu untuk menentukan awal puasa, Nahdlatul Ulama (NU) masih akan melakukan rukyatul hilal bil fi’li atau observasi hilal, dua atau sehari sebelum puasa Ramadhan. Rukyat mungkin dua hari atau sehari sebelum puasa atau tanggal 29 Sya'ban.
Mengenai kemungkinan terjadinya perbedaan waktu, umat islam tetap harus saling menghormati dan menjaga ukhuwah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar