Minggu, 10 Juli 2011

Hasil Kongres PSSI di Solo

Setelah kegagalan di Kongres Pekanbaru dan Jakarta, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) kemarin kembali menyelenggarakan kongres luar biasa di kota Solo. Jika kongres ini mengalami kegagalan atau deadlock, FIFA sudah memastikan akan memberi sanksi sehari setelahnya.

Kongres PSSI yang digelar di Solo Sabtu, tanggal 9 Juli 2011 berjalan lancar. Kongres digelar 4 minggu setelah surat undangan dikirim pada para peserta kongres, sesuai statuta. Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI berhasil memilih kepengurusan yang baru. Terpilihnya pengurus baru ini membuat ancaman sanksi FIFA hilang.

Kongres diawali dengan acara kirab budaya. Para peserta dikirab menuju lokasi kongres dengan kereta kuda. Diiringi juga dengan peserta Solo Batik Carnival, dan prajurit keraton Kasunanan Surakarta.

Pada saat kongres berlangsung, PSSI akhirnya berhasil memilih ketua umum dan wakil ketua umum baru periode 2011-2015 yang terpilih dengan cara demokratis. Djohar Arifin Husin terpilih menjadi ketua umum PSSI dan Farid Rahman terpilih menjadi wakil ketua umum dan 9 anggota Komite Eksekutif PSSi.

9 anggota komite eksekutif PSSI terpilih periode 2011-2015 adalah Sihar Sitorus, La Nyala M. Mattalitti, Mawardy Nurdin, Robertho Rouw, Widodo Santoso, Erwin Dwi Budiawan, Tuty Dau, Tony Apriliani, dan Bob Hippy.

Anggota komite eksekutif bersama ketua umum PSSI dan wakil ketua umum PSSI terpilih untuk periode 2011-2015, Djohar Arifin Husin dan Farid Rahman, akan bersama-sama menyelesaikan masalah yang ada di tubuh PSSI.

Kongres PSSi ini dihadiri utusan dari FIFA dan AFC, Menteri negara Pemuda dan Olahraga serta ketua KOI/KON. FIFA mengirim Primo Carvaro, Frank van Hattum dan Jay Singh Muthiah. Sementara Thierry Regenass tidak hadir. Sementara delegasi AFC terdiri dari Alex Soosay, James Johnson dan Lazarus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar