Minggu, 27 November 2011

Jembatan Tenggarong Runtuh, Kendaraan Jatuh ke Sungai Mahakam

Sebuah peristiwa yang dianggap langka tapi mematikan terjadi. Jembatan yang menghubungkan Tenggarong Kota dan Tenggarong Seberang menuju Samarinda runtuh. Jembatan Tenggarong runtuh pada hari Sabtu kemarin (26/11/2011) sekitar pukul 16.30 Wita (15.30 WIB). 4 orang dipastikan tewas, sedang 33 orang lainnya menderita luka-luka dan sampai saat ini 10 orang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit Tenggarong serta dua orang dirawat di RSUD AW Sjahranie Samarinda. Selain itu, 6 orang juga dilaporkan masih belum ditemukan.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan ambruknya Jembatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, merupakan peristiwa langka, karena jembatan itu baru berusia sekitar 10 tahun, tetapi sudah runtuh. Menurut saksi mata, jembatan yang dikenal juga dengan Jembatan Mahakam II di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang runtuh pada Sabtu sore, ternyata sedang diperbaiki. Tak diketahui apa yang sedang diperbaiki, yang jelas pada saat itu ada kendaraan yang melintas di atas jembatan sepanjang kira-kira 720 meter itu, kebanyakan jenis sepeda motor, tapi ada juga mobil, truk, dan minibus.

Runtuhnya jembatan diatas sungai Mahakam ini berlangsung sangat cepat, hanya 30 detik. Jembatan saat itu sedang diperbaiki dengan pengencangan-pengenduran baut. Tapi selama perbaikan jembatan tidak ditutup, sehingga dengan lalu lintas yang ada, dimungkinkan jembatan tidak kuat dan akhirnya ambruk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar