Jumat, 17 Agustus 2012

Hikmah Puasa

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosanya yang telah lau." (Hadits riwayat Bukhari-Muslim)
Allah mewajibkan kita berpuasa pastinya karena puasa mengandung banyak sekali hikmah, baik lahir maupun batin. hikmah puasa diantaranya sebagai berikut.

1. Melatih kejujuran
Kejujuran sebagai sebuah sifat sekaligus sikap perlu untuk dilatih bahkan sejak dini. Saat ini kejujuran dianggap sebagai sesuatu hal yang langka, orang jujur bahkan mungkin harus dilindungi karena terancam punah ;o
Dengan puasa, orang akan dilatih untuk jujur. Ada atau tidak ada orang ia tetap menahan diri dari makan dan minum.
2. Melatih disiplin
Dibulan Ramadhan, kita biasanya akan lebih memperhatikan waktu. Tidak percaya? Lihat saja orang akan lebih sering melihat jam! Orang akan secara tertib makan di waktu sahur, berhenti makan saat waktu imsak dan makan lagi hanya setelah waktu berbuka tiba. Disiplin dalam pola makan ini berpengaruh besar bagi kesehatan. Tentu saja makan dalam porsi yang normal dan tidak balas dendam saat buka.
3. Melatih kepekaan sosial
Dengan berpuasa kita akan merasakan lapar dan dahaga. Meski kita punya makanan untuk dimakan kita tetap menahan diri untuk tidak makan sampai waktu berbuka tiba. Ini hanya terjadi satu bulan saja dan itu pun hanya dalam hitungan jam dalam seharinya. Lalu pernahkah kita berpikir bagaimana rasanya mereka yang di setiap harinya sepanjang tahun harus menahan lapar karena tidak punya cukup makanan? Mereka yang harus bekerja keras hanya untuk makan malam dan sarapan? Kondisi dan keadaan mereka ini sangat banyak kita lihat disekitar kita.
Dengan berpuasa kita diharapkan lebih peka terhadap kondisi disekitar kita. Jika kita kaya, maka harapannya setelah puasa, mau memperbanyak sedekah dan menolong sesama. Tidak membuang-buang makanan (beli secukupnya saja). Jika miskin pun, kita bisa lebih bersabar karena diluar sana masih ada yang lebih parah dari kita.
4. Melatih ketaatan
Puasa dapat melatih ketaatan kita kepada Allah. Jika kita merasa terpanggil dan melakukan ibadah puasa, maka bersyukurlah karena panggilan puasa hanya diperuntukan bagi mereka yang beriman. Itu artinya ada keimanan kepada Allah di dalam diri kita. Orang yang berpuasa berarti ia telah memenuhi ketaatan kepada Tuhannya.
Ketaatan kepada Allah ini perlu dan harus kita latih. Jika bangsa ini taat kepada Allah tentunya bangsa ini akan makmur sejahtera. Tetapi karena banyak yang lebih patuh kepada hawa nafsunya maka tindak kejahatan termasuk korupsi mewabah di negri ini.
Puasa melatih kita untuk memerangi hawa nafsu, untuk menaklukan hawa nafsu sehingga ia menurut kepada kita, dan bukan kita yang tunduk kepadanya. Sehingga nantinya ketaatan itu hanya kepada Allah saja.
5. Melatih ketabahan dan kesabaran
Saat menjalankan puasa, tantang dan godaan banyak menghampiri. baik berwujud makanan dan minuman yang dingin dan segar atau pun pemandangan yang dapat menjerumuskan kedalam perbuatan dosa. Kita dilatih untuk tabah dan sabar dalam menghadapi setiap cobaan agar nantinya kita bisa menjadi pribadi yang tegar dan kuat.
Saat berpuasa kita juga dituntut untuk menjaga mulut kita, tidak hanya dari makanan dan minuman yang halal, tetapi juga dari perkataan yang tidak perlu. Menjaga mulut dari berkata-kata yang buruk, termasuk gosip, adalah hal sulit. Karenanya butuh perjuangan dan kesabaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar