Jumat, 19 Oktober 2012

Tuntunan Penyembelihan Hewan Korban

Sebagai salah satu bentuk ibadah, maka penyembelihan hewan qurban tidak bisa dilakukan semaunya. Ada tata cara yang harus diikuti, menyangkut hewan/binatang yang akan disembelih, waktu penyembelihan, orang yang menyembelih dan tata cara penyembelihan. Semua ada tata cara/tuntunannya. Semua itu dilakukan agar ibadah kita diterima Allah. Semoga dengan kurban itu, kita bisa meraih keutamaan dan keberkahan, diberi pertolongan dalam setiap masalah, dan dijauhkan dari malapetaka.

Ketentuan hewan korban

Jenis hewan korban bisa sapi dan kerbau umur 2 tahun atau lebih, unta yang berumur 5 tahun atau lebih, dan kambing/domba yang sudah berganti gigi atau 1 tahun lebih. Seekor sapi bisa dijadikan qurban untuk 7 orang, sedang kambing untuk satu orang (1 keluarga).

Dari Jabir ra., "Rasulullah saw bersabda:'Janganlah kamu menyembelih untuk korban melainkan yang 'musinnah' (telah berganti gigi), namun jika sulit didapat, maka boleh "jadz'ah" (yang baru berumur 1 tahun atau lebih dari biri-biri).' (hadits riwayat Muslim)

Dari Ibnu 'Abbas:"Kami pernah bersama-sama Rasulullah saw dalam suatu perjalanan, ketika itu datang hari qurban (Adha), maka kami bersama-sama menyembelihh seekor sapi untuk 7 orang dan seekor unta untuk 10 orang." (hadits riwayat Tirmidzi dan Nasai)

Dari Barra' bin 'Azib,"Rasulullah saw bersabda:'Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan korban: rusak matanya, sakit, pincang, kurus tidak bergajih.'"

Waktu Penyembelihan Hewan Korban

Rasulullah saw bersabda:"Barangsiapa menyembelih korban sebelum shalat Ied, maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa menyembelih hewan korban setelah shalat id dan dua khotbahnya, sesungguhnya ia telah menyempurnakan ibadahnya, dan ia telah menjalani aturan islam." (riwayat Bukhari)

Nabi saw bersabda:"Semua hari tasyrik (yaitu tanggal 11,12,13 dzulhijjah), waktu menyembelih korban." (riwayat Ahmad)

Hal-hal saat menyembelih hewan korban:

1. membaca kalimat basmallah
2. membaca shalawat atas Nabi saw
3. membaca takbir - Allahu akbar
4. berdoa agar ibadah korban diterima
5. menghadapkan binatang yang akan disembelih ke arah kiblat

Setelah kalian memotong pembuluh darah dan tenggorokan hewan itu, kalian harus meninggalkannya selama dua atau tiga menit. Berikan haknya untuk bergerak, agar semua darah keluar. Jika kalian memotong di tempat yang salah, hewan itu tidak banyak bergerak, sehingga darah akan tetap berada di dalam tubuhnya dan ini tidak baik untuk manusia. Segera, setelah selesai, salat lah 2 rakaat sebagai tanda syukur.

Orang yang berkorban berhak mengambil sepertiganya, dan kemudian bagikan sisanya kepada orang yang membutuhkan. Jangan jual bagian apapun dari hewan itu, termasuk kulitnya.

Jika anda tidak mampu menyembelihnya sendiri, anda bisa meminta orang lain dan membayarnya dengan uang anda sendiri, bukan dengan kulit binatang itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar